🔍 Alat Evaluasi Jurnal

Gunakan rubrik ini untuk menilai kredibilitas jurnal berdasarkan praktik evaluasi pustakawan dan literatur ilmiah.

Belum ada penilaian dipilih (0/10)
âš–ī¸
Integritas Editorial

Aspek paling menentukan kredibilitas sebuah jurnal ilmiah

4 Kriteria
✅ Contoh Baik:
Proses peer-review dijelaskan rinci (single/double blind), durasi wajar 2–6 bulan, kebijakan editorial transparan.

âš ī¸ Contoh Cukup:
Peer-review disebutkan, tetapi tanpa penjelasan mekanisme atau tahapan yang jelas.

❌ Contoh Buruk:
Tidak ada info proses review, atau review selesai dalam hitungan hari (kurang dari 1 minggu).
✅ Contoh Baik:
Daftar editor lengkap, nama dan afiliasi institusi dapat diverifikasi melalui situs resmi atau Google Scholar.

âš ī¸ Contoh Cukup:
Nama editor tercantum, tetapi afiliasi tidak jelas atau sulit diverifikasi.

❌ Contoh Buruk:
Tidak ada info dewan redaksi, atau menggunakan nama akademisi tanpa izin.
✅ Contoh Baik:
Jurnal memiliki kebijakan etika yang jelas, termasuk mekanisme koreksi dan retraksi artikel.

âš ī¸ Contoh Cukup:
Kebijakan etika disebutkan singkat, tidak dijelaskan secara rinci.

❌ Contoh Buruk:
Tidak ada pernyataan etika publikasi sama sekali.
✅ Contoh Baik:
Terindeks di basis data yang diakui (DOAJ, Scopus, WoS, SINTA), metrik transparan dan dapat diverifikasi.

âš ī¸ Contoh Cukup:
Klaim indeksasi ada, tetapi sulit diverifikasi atau basis data kurang dikenal.

❌ Contoh Buruk:
Mengklaim indeksasi atau impact factor palsu, atau menggunakan lembaga metrik tidak kredibel.
🔎
Transparansi & Identitas

Keterbukaan informasi jurnal yang dapat diverifikasi secara publik

3 Kriteria
✅ Contoh Baik:
APC dicantumkan jelas dan pembayaran diminta setelah artikel diterima melalui review.

âš ī¸ Contoh Cukup:
APC disebutkan, tetapi mekanisme atau waktu pembayaran tidak dijelaskan rinci.

❌ Contoh Buruk:
Meminta pembayaran sebelum proses peer-review, atau biaya disembunyikan hingga artikel dikirim.
✅ Contoh Baik:
Website aktif dan profesional, alamat institusi jelas, kontak resmi dapat diverifikasi, tidak ada laporan negatif di pencarian web.

âš ī¸ Contoh Cukup:
Website tersedia dan ada kontak, tetapi kepemilikan tidak lengkap atau ada ulasan yang meragukan.

❌ Contoh Buruk:
Hanya menggunakan email umum (Gmail/Yahoo), ada laporan scam, atau masuk daftar jurnal predator.
✅ Contoh Baik:
Informasi hak cipta dan lisensi (misalnya Creative Commons) dijelaskan dan tercantum konsisten pada setiap artikel.

âš ī¸ Contoh Cukup:
Informasi lisensi tersedia, tetapi tidak konsisten di semua artikel.

❌ Contoh Buruk:
Tidak ada informasi hak cipta atau lisensi sama sekali.
📄
Kualitas Konten & Konsistensi

Penilaian terhadap mutu artikel dan konsistensi penerbitan

3 Kriteria
✅ Contoh Baik:
Artikel memiliki struktur akademik lengkap (abstrak, metode, hasil, diskusi), bahasa profesional, dan referensi relevan dan mutakhir.

âš ī¸ Contoh Cukup:
Struktur dasar ada, tetapi kualitas penulisan atau referensi kurang konsisten.

❌ Contoh Buruk:
Banyak kesalahan bahasa, struktur tidak jelas, atau referensi tidak relevan.
✅ Contoh Baik:
Ruang lingkup jurnal jelas dan seluruh artikel konsisten dengan fokus keilmuan yang dinyatakan.

âš ī¸ Contoh Cukup:
Ruang lingkup luas atau multidisipliner, tetapi artikel masih relevan secara umum.

❌ Contoh Buruk:
Artikel yang diterbitkan tidak sesuai dengan judul atau fokus jurnal.
✅ Contoh Baik:
Arsip edisi terdahulu tersedia lengkap dan jurnal menyatakan jadwal terbit yang konsisten.

âš ī¸ Contoh Cukup:
Arsip tersedia tetapi tidak lengkap, atau jadwal publikasi tidak jelas.

❌ Contoh Buruk:
Tidak tersedia arsip edisi terdahulu atau frekuensi terbit tidak dapat ditentukan.
📋 Rincian Skor per Kategori
🔍 Detail per Kriteria

📚 Metodologi:
Alat evaluasi ini dikembangkan berdasarkan tiga kerangka rujukan utama: Journal Evaluation Tool (LMU), Identifying Predatory Publishers (University of Toronto Libraries), serta Grudniewicz et al. (2019). Evaluasi ini digunakan untuk menilai kredibilitas jurnal dan mengidentifikasi praktik jurnal predator. Hasil bersifat indikatif dan tidak menggantikan penilaian institusional.

Punya Pertanyaan?

Hubungi pustakawan untuk informasi lebih lanjut