- Beranda
- Cek Referensi
Cek Referensi
Tempel daftar pustaka Anda. CekJurnal.id akan memeriksa apakah tiap rujukan benar-benar terbit, apakah sudah diretraksi, dan seperti apa jurnal penerbitnya.
Arti tiap hasil
Terverifikasi
Rujukan ditemukan di Crossref dan judulnya cocok. Data jurnal penerbitnya ikut ditampilkan bila ada di database CekJurnal.id.
Bermasalah
DOI-nya tidak terdaftar sama sekali, atau terdaftar tetapi menunjuk artikel yang berbeda. Ini tanda kuat sitasi yang dikarang — periksa ulang sumbernya.
Perlu Anda cek sendiri
Ada artikel yang menyerupai, tetapi belum cukup meyakinkan untuk disimpulkan sama. Buka kandidatnya dan bandingkan sendiri.
Tidak ditemukan
Ini bukan berarti palsu. Banyak prosiding, skripsi, buku, dan jurnal kampus tidak mendaftarkan DOI sehingga memang tidak ada di Crossref. Periksa manual di situs resmi jurnalnya, Garuda, atau Google Scholar.
Batas alat ini
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah alat ini bisa membuktikan sebuah referensi palsu?
Tidak sepenuhnya. Alat ini bisa membuktikan sebuah artikel BENAR ADA — bila ditemukan di Crossref dengan judul yang cocok. Sebaliknya, tidak ditemukan bukan berarti palsu: banyak prosiding, skripsi, buku, dan jurnal kampus yang memang tidak mendaftarkan DOI sehingga tidak ada di Crossref. Yang menjadi tanda kuat sitasi karangan adalah dua hal lain: DOI yang sama sekali tidak terdaftar, dan DOI yang ternyata menunjuk artikel yang berbeda dari yang dituliskan.
Dari mana datanya?
Dari Crossref, lembaga yang mendaftarkan DOI. Setiap kali penerbit menerbitkan artikel ber-DOI, penerbit itu menyetorkan metadatanya — judul, penulis, tahun, nama jurnal, ISSN — ke Crossref. Jadi datanya berasal dari penerbit resmi, bukan hasil perayapan internet. Status retraksi juga berasal dari sana. Informasi jurnal penerbitnya diambil dari database CekJurnal.id sendiri.
Kenapa daftar pustaka buatan AI perlu diperiksa?
Model AI menyusun teks yang terdengar masuk akal, termasuk daftar pustaka. Ia bisa menghasilkan sitasi dengan nama penulis, judul, jurnal, tahun, bahkan DOI yang seluruhnya terlihat wajar padahal artikelnya tidak pernah terbit. Ini disebut halusinasi. Mencantumkan rujukan yang tidak ada termasuk pelanggaran integritas akademik, jadi setiap rujukan yang tidak Anda baca sendiri perlu dipastikan lebih dulu.
Apa artinya artikel yang sudah diretraksi?
Retraksi berarti artikel itu ditarik kembali oleh jurnal atau penulisnya, biasanya karena kesalahan serius, data yang tidak sahih, atau pelanggaran etika. Artikel yang sudah diretraksi sebaiknya tidak lagi dijadikan rujukan pendukung — kalaupun dibahas, statusnya harus disebutkan secara terbuka. Alat ini menandai status tersebut bila tercatat di Crossref.
Apakah ini pemeriksa plagiarisme?
Bukan. Alat ini tidak membandingkan naskah Anda dengan naskah lain dan tidak menghitung persentase kemiripan. Yang diperiksa hanya apakah rujukan yang Anda cantumkan benar-benar ada, dan seperti apa jurnal penerbitnya.
Apakah naskah saya ikut terkirim ke pihak lain?
Teks yang Anda tempel dikirim ke server Crossref untuk dicocokkan. Untuk daftar pustaka hal ini tidak menjadi masalah karena isinya memang karya yang sudah terbit dan bersifat publik. Jangan menempel abstrak, naskah, atau data penelitian Anda yang belum dipublikasikan ke kotak ini.
Berapa rujukan yang bisa diperiksa sekaligus?
Sampai 20 rujukan dalam sekali periksa. Tempel apa adanya dari daftar pustaka Anda — satu rujukan per baris, dengan atau tanpa nomor urut. Baris yang terpotong saat menyalin dari PDF akan disambungkan otomatis.